Tradisi Cio Ko, yang dikenal oleh masyarakat setempat sebagai “Sembahyang Rebutan”, merupakan salah satu tradisi budaya Tionghoa yang masih dilestarikan di Lasem. Tradisi ini menjadi bagian dari perjalanan sejarah dan kehidupan masyarakat Lasem yang dikenal dengan keberagaman serta keharmonisan budayanya. Dalam tradisi Cio Ko, masyarakat melaksanakan rangkaian penghormatan dan doa sebagai bentuk kepedulian kepada leluhur serta arwah yang telah meninggal. Berbagai persembahan dipersiapkan sebagai simbol penghormatan, rasa syukur, kepedulian, dan harapan akan kehidupan yang tenteram. Istilah “Sembahyang Rebutan” merujuk pada salah satu bagian yang paling dikenal oleh masyarakat, yaitu pembagian atau perebutan berbagai persembahan setelah rangkaian sembahyang selesai. Kegiatan tersebut menghadirkan suasana yang khas sekaligus memperlihatkan nilai kebersamaan dan berbagi dalam kehidupan masyarakat. Melalui paket tur ini, pengunjung diajak mengenal Tradisi Cio Ko secara lebih dekat, mulai dari latar belakang sejarah, makna simbolis persembahan, nilai spiritual, hingga perannya dalam menjaga warisan budaya Tionghoa di Lasem. Tur ini cocok bagi wisatawan yang tertarik dengan sejarah, budaya, fotografi, tradisi lokal, dan kehidupan masyarakat multikultural Indonesia. Pelaksanaan kunjungan akan menyesuaikan jadwal kegiatan serta ketentuan dari pengelola tempat ibadah dan masyarakat setempat. Nikmati pengalaman budaya yang autentik bersama Rumah Merah Heritage Lasem dan temukan sisi lain Lasem sebagai kota heritage yang kaya akan sejarah, tradisi, serta keharmonisan budaya.